Manajamen Layanan Sistem Informasi

 

Definisi manjemen dari beberapa ahli.

  • James A.F Stoner mengatakan bahwa manjemen itu merupakan sebuah proses perencanaan , pengarahan, pengorganisasian , dan pengontrolan terhadap anggota organisasi dan menggunakan semua sumber daya yang ada didalamnya untuk mencapai tujuan organisasi tersebut.
  • Peter F. Drucker  mengatakan bahwa manajemen itu merupakan "Sebuah masyarakat ekonomi industri "  yang maksudnya adalah melakukan tindakan untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. 

Fungsi manajemen P. O. A. C.


P. O. A. C Merupakan konsep dasar dari manajemen yang dikenalkan oleh Goerge R. Terry . POAC digunakan oleh banyak organisasi didunia untuk menjalankan keberlangsungan organisasinya. konsep POAC banyak digunakan karena konsep dasar ini bagus dan cocok untuk semua tingaktan manajemen.
  • P - Planning : Perencanaan dapat diartikan sebagai tindakan mengatur dan menetapkan rencana proses kerja untuk mencapai tujuan dari sebuah organisasi dan Perencanaan juga merupakan proses yang penting dari segala bentuk fungsi Manajemen, karena tanpa adanya perencanaan semua fungsi-fungsi lainnya tidak akan dapat berjalan.                                                                                          
  • O - Organizing : Pengorganisasian adalah fungsi menajamen yang meliputi pengembangan struktur organisasi , pemanfaatan sumber daya manusia ,sumber daya fisik dan keuangan untuk memastikan tercapainya tujuan organisasi.  Dalam perusahaan biasanya diwujudkan dalam bentuk bagan organisasi. Yang dipecah menjadi berbagai jabatan. Pada setiap jabatan biasanya memiliki tugas, tanggung jawab dan wewenang.
    Agar tujuan tercapai maka dibutuhkan pengorganisasian. Dalam perusahaan biasanya diwujudkan dalam bentuk bagan organisasi. Yang kemudian dipecah menjadi berbagai jabatan. Pada setiap jabatan biasanya memiliki tugas, tanggung jawab, wewenang - See more at: http://www.maswit.com/2013/06/poac-planning-organizing-actuating-and.html#sthash.SvXXah2J.dpuf
    Agar tujuan tercapai maka dibutuhkan pengorganisasian. Dalam perusahaan biasanya diwujudkan dalam bentuk bagan organisasi. Yang kemudian dipecah menjadi berbagai jabatan. Pada setiap jabatan biasanya memiliki tugas, tanggung jawab, wewenang - See more at: http://www.maswit.com/2013/06/poac-planning-organizing-actuating-and.html#sthash.SvXXah2J.dpuf
    Agar tujuan tercapai maka dibutuhkan pengorganisasian. Dalam perusahaan biasanya diwujudkan dalam bentuk bagan organisasi. Yang kemudian dipecah menjadi berbagai jabatan. Pada setiap jabatan biasanya memiliki tugas, tanggung jawab, wewenang - See more at: http://www.maswit.com/2013/06/poac-planning-organizing-actuating-and.html#sthash.SvXXah2J.dpuf
    Agar tujuan tercapai maka dibutuhkan pengorganisasian. Dalam perusahaan biasanya diwujudkan dalam bentuk bagan organisasi. Yang kemudian dipecah menjadi berbagai jabatan. Pada setiap jabatan biasanya memiliki tugas, tanggung jawab, wewenang - See more at: http://www.maswit.com/2013/06/poac-planning-organizing-actuating-and.html#sthash.SvXXah2J.dpuf

  • A - Actuating : Actuating bisa diartikan pelaksanaan , jadi untuk mewujudkan tujuan dari sebuah organisasi maka semua elemen seperti perencanaan , pengornisasian, dan pengontrolan harus dilaksanakan oleh manajer itu sendiri.                                                                                                                                                             
  • C - Controling Controling sangat penting untuk mengatur keberlansungan pekerjaan dalam organisasi , semua fungsi POS (Planning, Organizing dan Actuating ) tidak akan berjalan tanpa adanya Controling. Oleh karena itu fungsi Controling akan membantu oraganisasi untuk mencapai tujuannya. 

Proses Manajemen "Henry Fayol"


Fayolism merupakan teori manajemen yang menganalisa dan menyatukan peran manajemen didalam organisasi.Pada dasarnya teori fayol ini bertumpu pada tanggung jawab dari seorang manajer untuk memastikan setiap masalah yang ada sudah diatasi dan mencegah kesalahpahaman antara pekerja/karyawan dengan pihak manajemen.

Berdasarkan teori fayolism  , manajer akan lebih mudah dan efisien dalam melakukan tugasnya jika mereka dapat menjalankan 5 elemen yang dikemukakan oleh teori ini . Elemen pertama merupakan perencanaan (Planning) pada dasarnya perencanaan ini melibatkan manajer yang membuat  keputusan jangka panjang dan jangka pendek untuk masa depan organiasi. Didalam teori ini perencanaan berperan sebagai panduan yang memegang keberhasilan sebuah organisasi. Untuk elemen selanjutnya dibutuhkan kemampuan manajer yang dapat mengatur dan mengoranisir (Organizing) setiap hal untuk mempersiapkan masa depan perusahaan. Semua hal harus diperhatikan dari sumber daya, bahan, alat, dan prosedurnya agar tujuan organisasi dapat tercapai. Tanpa semua itu, manajer akan sulit menyelesaikan tugasnya. 

Selain dari perencanaan dan pengorganisasian, manajer juga harus dapat memeritah (Command) jadi setelah semua rencana dibuat maka manajer butuh kemampuan untuk memimpin dan memerintah bawahannya untuk menjalakan rencana yang telah ia buat karena itu ia perlu memahami setiap kelebihan dan kekurangan bawahannya agar rencana yang telah ia buat dapat berjalan dengan baik dan lancar, Selanjutnya elemen keempat yaitu (coordinating), jadi seorang manajer tingkat atas harus dapat mengkoordinasikan semua kegitan yang dilakukan , selain itu manjer juga perlu melakukan komunikasi karena itu adalah hal dasar dalam elemen coordinating , dan elemen yang terakhir adalah  (Control) , jadi setelah semua hal telah dijalankan dan dibuat maka disini manajer memerlukan kemamapuan untuk mengaturnya , semua elemen diatas tidak akan berjalan dengan lancar tanpa adanya pengaturan dari manajer itu sendiri. Maka dari itu setiap elemen yang dikemukan oleh teori fayolism memegang peran yang penting untuk organisasi memenuhi tujuan yang ingin dicapai.


Manajemen Role "Mintz Berg"


Sebagai manajer sudah pasti banyak melakukan tugas yang berbeda setiap harinya , seperti : memimpin tim , melakukan negosiasi untuk membuat kontrak baru , melakukan presentasi tentang peruahaan kepada client didalam meeting, atau memutukan sistem baru yang akan digunakan oleh perusahaan . maka dari itu pakar manajemen Profesor Mintz Berg menyadarinya lalu malakukan penelitian untuk mengetahui apa sebenernya tugas dan kewajiban yang harus dilakukan oleh manajer dan ia menyatakan bahwa ada 10 tugas atau peran utama yang dapat digunakan untuk mengkategorikan fungsi seorang manajer .

10 Role yang dipublikasikan oleh profesor Minz Berg  pada bukunya yang berjudul, "Mintzberg on Management: Inside our Strange World of Organizations," pada tahun 1990.
  1. Figurehead.
  2. Leader.
  3. Liaison.
  4. Monitor.
  5. Disseminator.
  6. Spokesperson.
  7. Entrepreneur.
  8. Disturbance Handler.
  9. Resource Allocator.
  10. Negotiator.
Lalu sepuluh role itu dipecah kembali menjadi tiga kaegori, yaitu Interpersonal category ,Informational category dan Decisional category. 
  1. Interpersonal Category  : dalam kategori ini berhungungan dengan penyediaan informasi dan ide ide , lalu di kategori ini terdapat 3 role yaitu Figurehead, Leader , dan Liasion
  2. Informational Category : dalam kategori ini melibatkan pengolahan informasi didalam manajemen , dan di dalam kategori ini terdapat 3 role yaitu Monitor, Disseminator, dan Spokesperson.
  3. Decisional Category : dalam kategori ini melibatkan penggunaan informasi yang telah ada , dan didalam ketegori ini terdapet 4 role yaitu Entrepreneur, Disturbance Handler, Resource Allocator, dan Negotiator .
Sumber 1
Sumber 2

 Teori manajemen klasik.

   Henri Fayol 

14 prinsip manajemen oleh Henri Fayol : 
  1. Division of Work –  Ketika karyawan yang dimiliki adalah spesialis maka hasil yang akan didapat akan meningkat karena mereka memiliki kemampuan dan dapat bekerja dengan efisien.
  2. Authority – Manajer harus memiliki wewenang untuk memberi perintah, tapi setiap menajer juga harus mengigat bahwa dengan wewenang yang ia miliki terdapat tanggung jawab yang harus ia pegang.
  3. Discipline – Disiplin hasrus di junjung tinggi didalam oganisasi , tapi metode untuk melakukannya bisa dapat bervariasi
  4. Unity of Command – Karyawan harus memiliki hanya satu atasan.
  5. Unity of Direction –  This will ensure that action is properly coordinated.Tim dengan tujuan yang sama harus bekerja di bawah arahan seorang manajer,dengan menggunakan satu rencana
  6. Subordination of Individual Interests to the General Interest – Kepentingan seorang karyawan tidak lebih penting dibandingkan dengan kepentinagan kelompok, hal ini berlaku juga untuk seorang manajer.
  7. Remuneration – Karyawan akan puas dengan pemberian upah yang adil. hal ini termasuk kompensasi finanasial dan non finansial.
  8. Centralization –  Prinsip ini mengacu kepada proses karyawan dalam mengambil keputusan.
  9. Scalar Chain –  Karyawan harus sadar posisi ia dalam hieraraki didalam organisasi.
  10. Order – Tempat kerja harus bersih, rapih , dan aman untuk karyawan, Semua harus tepat pada tempatnya.
  11. Equity – Manajer harus adil kepada setiap karyawan setiap waktu.
  12. Stability of Tenure of Personnel – Manajer harus meminimalisir pergantian karyawan .
  13. Initiative – Karyawan harus diberi kebesasan untuk membuat dan melakukan rencana.
  14. Esprit de Corps – Organisasi harus mendukung dan memotivasi.
Sumber

Max Weber

Dalam teori manajemen max weber didalamnya ia menguraikan tentang prisnsip - prisip birokrasi. dan teorinya juga biasa disebut dengan "Teori Manajem Birokrarsi". ada 5 elemen kunci didalam teorinya ini , yaitu :
  • Peran kerja yang jelas.
  • Sebuah hierarki otoritas 
  • Prosedur standar
  • Pencatatan yang teliti.
  • Hanya mengrekrut karywan jika memenuhi kualifasi yang sesuai dengan pekerjaan yang ada.
 Sumber
  
Marry Darker Follet

Menurut Marry Parker Follet dalam teori organisasi klasik terdapat pada hubungan manusia dengan tingkah laku. Dalam Organisasi terdapat sistem sosial dan aspek psikologis dan sosiologis. Ia menyarankan agar manajer untuk menggunakan konflik secara konstruktif dengan menyarankan tiga cara untuk melakukan hal yang sama, yaitu:
  1. Menyelesaikan konflik     
  2. Integrasi untuk menyelesaikan konflik
  3. Kompromi 
 Sumber

 Teori Machiavelli

Berdasarkan buku the prince karya Machiavelli :
  • Seorang pemimpin harus memprioritaskan apa yang perlu dilakukan untuk mempertahankan kekuasaan dan harus menghindari hal-hal yang bisa membuat kekuasaan atau organisasi hancur
  • Seorang pemimpin dalam organisasi harus memiliki kualitas yang baik seperti jujur, peduli kepada bawahannya, mempunyai moral yang baik, terpecaya dan manusiawi.
  • Mempekerjakan karyawan yang berkualitas baik. Pemimimpin harus memperlakukan karyawannya dengan baik seperti menghormati, memperkaya, melakukan kebaikan, berbagi dan peduli kepada karyawan.
Sumber 1
Sumber 2

Teori Maozedong
Mao Zedong membuat spesifikasi tentang pemimpin yang harus kuat dan berani mengabil tindakan secara tegas. lalu ia beragumen rganisasi yang disiplin, kohesif, dan didukung struktur kepimimpinan yang hierarkis merupakan syarat berhasilnya tujuan yang dimiliki organisasi tersebut.

Sumber

Teori Fedrick A Taylor

Frederick W. taylor mendasarkan filosofinya dalam empat prinsip untuk mencapai efisiensi
  1. Pengembangan manajemen Ilmiah sebenarnya, jadi setiap metode terbaik untuk melaksanakan setiap tugas dapat ditentukan
  2. Seleksi ilmiah para pekerja, sehingga para pekerja akan diberi tanggung jawab yang paling cocok dengan kemampuanya
  3. pendidikan dan pengembangan karyawan secara ilmiah
  4. kerjasama yang baik antar manajemen dan tenaga manajemen
Sumber





    Previous
    Next Post »